Diunduh dari Notes Facebook Kotex “Dunia Cewe” asuhan dr.Ryan
– EDISI JUNI 2010 – MINGGU 3
Gatal pada saat Menstruasi
- Kenapa pada saat datang bulan suka gatal-gatal?
- Apa karena gak suka membersihkan diri?
- Berpengaruh gak dengan penggunaan pembalut?
- Berapa kali sih sebaiknya penggantian pembalut yang ideal?
- Tips membersihkan vagina ketika menstruasi?
JAWABAN:
Secara umum, menjaga kesehatan berawal dari menjaga kebersihan. Hal ini juga berlaku
bagi kesehatan organ intim, apalagi buat para perempuan dan tinggal di daerah tropis.
Udara yang panas cenderung lembab sering bikin kita merasa gerah dan mudah berkeringat.
Keringat ini membuat tubuh kita lembab, terutama di bagian tubuh yang tertutup dan
lipatan-lipatan, yang akan menyebabkan bakteri mudah berkembang biak, menimbulkan
bau yang tidak sedap dan gatal serta menimbulkan penyakit.
Kesehatan organ intim yakni vagina sangatlah penting. Vagina yang sehat dan bersih
memiliki keseimbangan kimiawi yang bersifat asam dengan pH 3.5, dimana dalam situasi
asam ini maka bakteri baik yang ada di dalam vagina mampu membersihkan vagina secara
optimal sehingga keseimbangan kelembaban di vagina selalu terjaga. Keluhan yang
sering dialami pada vagina seperti rasa gatal, muncul bintik-bintik seperti jerawat,
keluarnya cairan keputihan (tidak normal) atau infeksi vagina lainnya pada umumnya
disebabkan karena kebersihan dan kelembaban vagina yang sedang terganggu, salah
satunya adalah di saat perempuan sedang mengalami menstruasi dan keputihan.
Menstruasi merupakan suatu siklus perodik perempuan setiap bulan yang ditandai dengan
meluruhnya jaringan endometrium beserta pecahnya pembuluh darah yang bercampur dengan
cairan keputihan dikarenakan tidak adanya pembuahan sel telur matang oleh sel sperma.
Proses ini dipengaruhi oleh hormone estrogen dan progesterone yang ada didalam tubuh
perempuan.
Menjelang atau disaat menstruasi, sebagian besar perempuan secara normal akan mengalami
keluarnya lendir keputihan. Jadi bisa dibayangkan, cairan keputihan yang keluar
beberapa hari menjelang menstruasi dan dilanjuti dengan keluarnya darah menstruasi,
tentunya kondisi seperti ini akan meningkatkan resiko terganggunya keseimbangan
kelembaban di daerah vagina terlebih jika perempuan tidak memperhatikan kebersihan
daerah vagina dengan baik sehingga muncullah beragam keluhan seperti yang tertera
di atas.
Beberapa hal yang mesti diperhatikan perempuan dalam menjaga kebersihan khususnya
daerah vagina di saat mengalami keputihan dan menstruasi adalah :
- Secara teratur membasuh bagian di antara vulva (bibir vagina) dengan hati-hati menggunakan
air bersih setiap habis buang air kecil, buang air besar, ketika mandi, dan saat
menganti pembalut atau pantyliner, tujuannya adalah membersihkan bekas keringat
dan bakteri yang ada disekitar vulva di luar vagina. Bagian dalam vagina biasanya
akan mampu menjaga kebersihannya sendiri.
- Dianjurkan saat membasuh vagina dengan cara yang benar yakni dari arah depan (vagina)
ke belakang (anus), jangan terbalik, karena akan menyebabkan bakteri yang ada di
sekitar anus terbawa masuk ke vagina. Setelah itu, sebelum pakai celana lagi, keringkan
dulu dengan menggunakan handuk atau tisu yang tidak berparfum.
- Gantilah sesegera mungkin pembalut atau pantyliner jika sudah merasakan tidak nyaman
atau lembab terutama di saat darah menstruasi sedang banyak-banyaknya (hari ke 1-3
menstruasi) dengan frekuensi pergantian yang dianjurkan yakni tiap 1-2 jam sekali.
Jika sudah dirasakan berkurang darah menstruasi yang keluar, frekuensi mengganti
pembalut yang dianjurkan bisa tiap 3-4 jam sekali namun semua itu tergantung dari
jumlah darah menstruasi dan seberapa sering kamu buang air atau padat tidaknya akifitas
disaat itu. Jika frekuensi mengganti pembalut terlalu lama dan darah menstruasi
lagi banyak-banyaknya, maka “tampungan” darah didalam pembalut akan menjadi sumber
penyakit (bakteri) dan meningkatkan suasana “lembab” di daerah vagina yang akhirnya
sering terasa gatal di saat menstruasi, kemudian di garuk dan lecet – infeksi.
- Pilihlah jenis pembalut atau pantyliner yang menurut kamu nyaman dan tidak menimbulkan
iritasi pada daerah kulit sekitar vagina.
- Gunakanlah celana dalam dari bahan katun agar tidak menambah lembab daerah intim
disaat menstruasi, gantilah celana dalam jika sudah merasa tidak nyaman.
- Sebisa mungkin batasi dulu menggunakan celana jeans yang terlalu ketat di saat menstruasi.
- Minumlah air putih yang cukup serta konsumsi makanan yang sehat dan berserat untuk
membantu tubuh agar tetap sehat setiap hari.