Diunduh dari Notes Facebook Kotex “Dunia Cewe” asuhan dr.Ryan
– EDISI JULI 2011 – MINGGU 1
Secara umum, prinsip perawatan kulit wajah agar tidak muncul jerawat adalah dengan
memperhatikan agar kulit wajah harus selalu bersih saat istirahat di rumah, hindari
pemakaian kosmetika rias saat tidur, kebutuhan produk perawatan atau pembersih bagi
kulit harus disesuaikan dengan jenis kulit kita, hindari keringat berlebih pada
wajah terlalu lama, jika berkeringat sebaiknya cepet-cepat dibersihkan, hindari
makanan yang menyebabkan peningkatan produksi minyak, seperti makanan berlemak tinggi
dan yang pedas-pedas, gunakan sabun wajah secara konsisten, minimal 6 minggu, jadi
diusahakan tidak berganti-ganti sabun wajah jika kamu sudah merasa cocok sabun tersebut
dengan kulit kamu, cuci muka 1 sampai 3 kali sehari karena jika terlalu sering cuci
muka juga tidak baik, bila terlalu sering akan menyebabkan penurunan kulit ari pada
wajah sehingga proteksi terhadap bakteri pada kulit berkurang dan menyebabkan bakteri
mudah menginfeksi.
Namun munculnya jerawat ternyata tidak melulu karena kulit wajah yang tidak bersih,
melainkan lebih disebabkan karena faktor dari dalam tubuh kita sendiri. Jerawat
adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak
(sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori
kulit. Penyebab jerawat yang paling umum adalah hormon, tumpukan minyak atau sebum
di kulit yang berkolaborasi karena kontaminasi dengan bakteri.
Jerawat yang membandel harus diatasi segera (telah ada dipembahasan notes kita di
edisi Juni lalu). Prinsip pengobatan jerawat bekerja dengan cara mengurangi produksi
minyak, mempercepat pergantian sel kulit, melawan infeksi bakteri, mengurangi peradangan
atau merupakan kombinasi dari keseluruhannya. Apa jadinya jika jerawat tidak bisa
di atasi dengan baik, tentunya akan meninggalkan yang namanya scar di wajah atau
bekas jerawat. Bekas jerawat dapat meninggalkan lubang atau bopeng yang tentunya
akan membuat wajah tidak terlihat cantik dan bersih. Sebenarnya cara paling baik
adalah pencegahan di awal saat kita akan mengatasi jerawat yang muncul yaitu dengan
mengobati jerawat secara tepat sehingga tidak meninggalkan bekas atau bopeng di
wajah. Biasanya, noda bekas jerawat yang berwarna merah atau cokelat akan hilang
dengan sendirinya. Selama jerawat tidak di pencet atau digaruk, jerawat tidak akan
meninggalkan lubang atau bopeng yang mendalam.
Jika lubang atau bopeng bekas jerawat sudah terjadi, prinsip menanganinya adalah
dengan cara merangsang tumbuhnya lapisan kulit wajah yang baru. Tentunya hal ini
mesti dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit karena pada dasarnya tingkat
keberhasilan dalam menghilangkan bekas jerawat tergantung dari berat ringannya bekas
jerawat yang telah terjadi, jenis kulit kita dan tentunya kedispilinan kita dalam
menjalani terapi yang disarankan oleh dokter serta perawatan wajah sehari-hari yang
sehat dan benar.
Secara ilmu kedokteran, hal ini bisa dilakukan dengan teknik laser atau dermabrasi
(pengelupasan sel kulit mati) melalui perawatan wajah di salon kecantikan atau dengan
menggunakan beberapa produk siap pakai yang tersedia dipasaran untuk teknik dermarbrasi.
Ada juga cara tradisional, yang bisa dikombinasikan dengan perawatan dokter di atas
yang dapat dilakukan dirumah :
- Jus Lemon
Peras lemon, oleskan di wajah 2x sehari. Minum jus lemon sehari sekali.
- Lidah Buaya
Ambil jel nya dan oleskan di wajah. Buat jus dan minum sehari sekali
- Madu
Campur madu dan susu, lalu oleskan di wajah dua kali sehari.
- Air putih
Minum banyak air putih setiap hari.
Diharapkan dengan perawatan kulit seperti ini dapat membantu bekas jerawat kelihatan
lebih baik dan halus. Selamat mencoba dan bersabar.