Diunduh dari Notes Facebook Kotex “Dunia Cewe” asuhan dr.Ryan
– EDISI JANUARI 2011 – MINGGU 1
Keluhan pada rambut yang terbanyak adalah ketombe dan rambut rontok, meskipun kedua
masalah ini terlihat berbeda, namun ada kaitannya dimana rambut berketombe pada
akhirnya menimbulkan reaksi kerontokan rambut.
Ketombe seperti diketahui banyak orang merupakan serpihan atau seperti sisik putih
yang melekat di rambut dan menempel di bahu bahkan di baju. Dugaan akan penyebab
munculnya ketombe sering dikaitkan dengan terlalu sering menggunakan shampo atau
kulit kepala yang kering bahkan kebersihan yang kurang. Meski pendapat tersebut
tidak disalahkan namun secara medis penyebab ketombe adalah jamur yang bernama Pityrosporum
Ovale (P. Ovale) dan jamur ini dalam keadaan normal terdapat pada kulit kepala semua
orang. Dalam jumlah yang sedikit, jamur ini tidak menyebabkan kerugian yang berarti.
Namun, apabila ada faktor-faktor pencetus yang dapat meningkatkan produksi minyak
dirambut kepala dan meningkatkan perkembangbiakan flora normal dikepala (P.ovale)
maka akan menyebabkan gatal pada kulit kepala dan mempercepat kerontokan sel kulit
yang lama sehingga muncullah yang namanya ketombe.
Secara umum faktor-faktor pencetus munculnya ketombe adalah :
- ras tertentu yang memiliki sifat kulit berminyak
- diet makanan yang berlemak tinggi
- iklim – cuaca yang panas sehingga merangsang produksi kelenjar minyak berlebihan
dikulit kepala
- stres psikis yang berkepanjangan
- usia tertentu (30—40 tahun)
- obat-obatan yang menyebabkan stimulasi kelenjar minyak
- kesehatan kulit yang buruk
- penyakit sistemik kronik
- obat-obatan yang menurunkan daya tahan tubuh.
Ketombe biasanya akan menimbulkan gejala seperti rasa gatal dikepala terutama saat
cuaca panas (siang hari) dan berkeringat. Karena garukan dikepala sehingga terjadi
pelepasan keratin epidermal. Selain itu, garukan karena gatal ini dapat menyebabkan
kerontokan rambut.
Untuk mengobati keluhan ketombe tentunya ditujukan untuk ;
- menurunkan produksi minyak dipermukaan kulit kepala
- menurunkan jumlah mikroba penyebab ketombe dan mengurangi rasa gatal dan rambut
rontok.
Secara garis besarnya pengobatan ketombe mesti diperhatikan hal-hal dibawah ini
;
- Ketahui terlebih dahulu penyebab ketombe pada Anda. Apakah Anda sedang stres atau
tidak cocok dengan shampo atau kosmetik rambut, alkohol, rokok, kopi. Mulailah untuk
melakukan kebiasaan hidup sehat.
- Penggunaan shampo anti ketombe namun mesti disesuaikan dengan rambut Anda. Banyak
jenis shampo anti ketombe yang ada dipasaran mulai dari shampo sulfur, ter, ZPT,
selenium, medicated, ketokonazole yang tentunya memiliki fungsi berbeda.
- Jika terapi diatas tidak teratasi, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit sehingga
terapi lebih spesifik.
- Untuk mencegah agar ketombe tidak kembali lagi, kesehatan rambut perlu dijaga dengan
baik. Selain itu diet teratur, istirahat dan rekreasi yang cukup, serta mengurangi
rokok dan minuman keras dapat membantu mencegah ketombe. Dalam perawatan, perlu
diperhatikan untuk melakukan keramas yang baik. Yaitu dengan memijat kulit kepala
(tidak menggaruknya) menggunakan shampo antidandruff (dikombinasikan dengan sampo
yang sudah biasa dipakai).