Diunduh dari Notes Facebook Kotex “Dunia Cewe” asuhan dr.Ryan
– EDISI JULI 2011 – MINGGU 2
Jerawat dan komedo seperti dua sejoli yang selalu setia menemani masa pertumbuhan
remaja. Sebagai gambaran, ada beberapa jenis jerawat yakni ;
- Jerawat biasa.
Jenis jerawat ini mudah dikenal berupa tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan.
Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri. Bakteri yang menginfeksi
bisa dari tangan yang tidak bersih, rambut kepala, debu, seprai, handuk, waslap,
kuas make up, juga telepon. Stres, hormon dan udara yang lembab, dapat memperbesar
kemungkinan terbentuknya jerawat.
- Jerawat Batu (Cystic acne).
Cystic acne adalah jerawat yang besar-besar, dengan peradangan hebat, berkumpul
diseluruh muka. Penderita cystic acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang
menderita jerawat jenis ini (factor genetic). Secara genetik penderitanya memiliki:
- Kelenjar minyak yang over aktif yang membanjiri pori-pori dengan kelenjar minyak,
- Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat
kulit normal
- Memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas
di kulit
- Komedo
Komedo sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, termasuk jenis jerawat yang tidak
bikin sakit dan tidak akan bertambah besar. bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang
terbuka disebut dengan blackhead (komedo hitam) , terlihat seperti pori-pori yang
membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup disebut dengan whitehead (komedo putih)
memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti
tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati
dan produksi dari kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.
Wajah halus tanpa jerawat ternyata tidak cukup, jika komedo masih bersarang dan
menutupi pori-pori wajah terutama pada bagian hidung tentunya akan mempengaruhi
penampilan dan kepercayaan diri kamu di saat usia remaja. Agar wajah tetap halus
dan bersih sempurna, berikut tips mengurangi komedo dan sebum (minyak) dari wajah
kita yakni;
- Kenali Jenis Kulit
Biasanya, komedo mudah muncul pada kulit wajah berminyak. Dengan mengenali jenis
kulit, Anda bisa lebih mudah memilih produk pembersih wajah yang sesuai.
- Pilih Pembersih yang Tepat
Pembersih yang tepat dapat membuat kulit wajah benar-benar bersih, segar, dan kenyal.
Beri toleransi waktu sebulan untuk mengetes efektivitas pembersih yang Anda gunakan.
- Pilih Pelembap yang Cocok
Bagi kulit normal dan berminyak, gunakan pelembap oil free. Dalam kondisi normal,
sebenarnya tubuh memiliki sistem alami yang bisa mengatur kelembaban kulit.
- Hindari Produk Comedogenic
Produk lain yang bisa menimbulkan komedo adalah susu pembersih, tabir surya, alas
bedak, bedak padat, sampo berbahan ginseng, dan conditioner. Perlu diketahui, bedak
padat merupakan produk yang mengandung zat comedogenic paling tinggi. Penggunaan
bedak padat terlalu lama, tak hanya komedo, tapi juga bisa menimbulkan jerawat.
- Hidup Sehat dan Cukup Gizi
Cukup tidur, rutin berolahraga dan hindari stres. Pada saat kondisi tubuh menurun,
kuman-kuman mudah masuk ke dalam tubuh.
- Facial
Facial menjadi salah satu cara untuk menghilangkan komedo secara tuntas dan
tepat. Lakukan facial secara berkala dan setelah masa haid. Hal ini untuk
menghindari terjadinya perubahan hormon dan kelenjar sebasia (kelenjar minyak) selama
masa haid, yang memproduksi minyak lebih aktif.
- Diet
Batasi mengkonsumsi cokelat, susu cokelat, durian, kacang tanah, telur, kacang mete,
keju, alpukat, mangga matang, kerang, krim bubuk, segala jenis susu (full cream,
low atau non fat), gorengan, santan, dan daging berlemak.
- Ke Dokter Kulit
Jika tak sabar dan ingin segera menghilangkannya, konsultasikan ke dokter kulit.
Biasanya, dokter akan menganjurkan untuk facial dan memberikan obat tertentu. Jika
komedonya sudah sangat banyak, dokter akan menggunakan bantuan teknologi laser.
Semoga saran-saran diatas bisa membantu kamu ya.